CERAMAH ISLAMI AMAL JARIYAH

Assalamu alaikum WR. WB.Alhamdulillah alhamdulillahi rabbil alamin assalatu wassalamu a’la asyrafil ambiyai wal mursalin sayyidina muhammadin wa’ala alihi washabihi ajmain ammaba’d.Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat allah swt. Karena pada hari ini kita kembali hadir di tempat penuh mubarokahSalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita yakni nabi muhammad saw.nabi yang membawa kita dari alam kegelapan menuju terang menderang seperti pada hari iniAdapun Judul Ceramah saya yaitu : AMAL JARIYAHBapak Guru yang saya Hormati dan Teman-teman yang saya BanggakanKehidupan dunia adalah kehidupan yang fana, kehidupan sementara, kehidupan yang sebentar saja. Jika kita dikaruniai usia yang sama dengan Rasulullah, hidup kita di dunia sekitar 63 tahun lamanya. Mungkin ada yang lebih lama dari itu, tetapi banyak juga yang kurang dari itu. Betapa banyak saudara dan teman kita yang meninggal di usia muda; entah didahului oleh sakit maupun kematian yang tiba-tiba. Melalui kecelakaan atau bencana alam, misalnya. Pendek kata, jika waktunya telah tiba, kematian tak bisa ditunda.Maka hidup yang sangat singkat ini harus diisi dengan memperbanyak bekal. Selagi kematian belum datang maka hidup ini harus dipenuhi dengan amal. Dan diantara amal kebaikan yang dilakukan oleh manusia, ada tiga amal istimewa yang tidak akan terputus pahalanya meskipun sang pelaku telah berada di alam barzakh. Pahala tiga amal itu akan tetap mengalir kepadanya meskipun ia tak lagi hidup di dunia.Apa saja tiga amal jariyah yang tidak terputus itu? Rasulullah SAW bersabda :إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُApabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shalih yang mendo’akannya. (HR. Muslim dan Ahmad)
Amal pertama yang tidak terputus meskipun mukmin itu telah meninggal adalah sedekah jariyah. Yaitu sedekah yang kemanfaatannya terus mengalir. Selama ia bermanfaat, selama itu pula pahalanya mengalir kepada orang yang bersedekah itu, walaupun ia telah meninggal. Contohnya sedekah jariyah ini; yakni membangun masjid, membuat sumur. Selama masjid dan sumur itu masih di pergunakan orang lain , maka pahalanya terus mengalir kepada yang membangun mesjid/sumur tersebut.Bapak Guru yang saya Hormati dan Teman-teman yang saya BanggakanAmal kedua yang tidak terputus meskipun mukmin itu telah meninggal adalah ilmu yang bermanfaat. Yaitu ilmu yang diajarkan kepada orang lain, lalu orang itu mengalamalkan dan mengajarkannya kepada orang lain, dan demikian seterusnya. Maka sepanjang ilmu itu terus bergulir, diajarkan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan diamalkan, orang yang mengajarkannya mendapatkan limpahan pahala yang terus mengalir.Bapak Guru yang saya Hormati dan Teman-teman yang saya BanggakanAmal ketiga yang tidak terputus meskipun mukmin itu telah meninggal adalah anak shalih yang mendoakan kedua orang tuanya. Maka di sinilah pentingnya bagi orang tua untuk mendidik putra-putrinya menjadi anak-anak yang shalih sehingga mereka mendoakan orang tuanya tatkala orang tuanya telah meninggal. Demikian pula anak-anak itu nantinya mendidik putra-putrinya untuk menjadi shalih dan shalihah lalu mendoakan orang tua serta kakek dan neneknya.Kesimpulannya adalah, mari kita berusaha untuk memperbanyak sedekah jariyah., Belajar dan mengajarkan orang lain, apa telah diajarkan oleh bapak guru dan ibu guru kita. Mari kita Senantiasa mendoakan kedua orang tua kita. AMINDemikianlah yang sempat saya sampaikan jika ada salah-salah kata mohon dimaafkan. Karena kesempurnaan hanya milik Allah.Assalamu alaikum wr. wb.



Komentar

  1. Materi/pargraf trakhir masi rumpang kt2 nya, mohon untuk fi perbaik lagi yh🙏

    BalasHapus

Posting Komentar